Rabu, 23 Maret 2011

Musik Tradisi Nusantara



         Musik tradisional adalah musik atau seni suara yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Musik ini menggunakan bahasa, gaya, dan tradisi khas daerah setempat. Secara umum, musik tradisional memiliki ciri khas sebagai berikut :
1.  Dipelajari Secara Lisan.
Sebagai bagian dari kebudayaan, musik daerah diwariskan secara turun temurun. Proses pewarisan musik ini biasanya dilakukan secara lisan. Orang yang telah mahir memainkan instrument musiknya atau terampil menyanyikan lagu-lagu daerah akan memberikan contoh kepada pengikutnya untuk kemudian ditirukan. Orang yang belajar harus menghfalkan tanpa ada catatan. Dengan terus berlatih, ia akan menguasai makin banyak lagu dan teknik.
2.  Tidak Memiliki Notasi.
Proses pembelajaran yang berlangsung secara lisan membuat partitur (notasi musik) menjadi satu hal yang tidak terlalu penting. Oleh karena itu, sangat lazim jika musik daerah tidak memiliki partitur notasi tertentu. Walau demikian, ada beberapa daerah yang memiliki notasi musik seperti di pulau Jawa dan Bali. Namun, notasi ini tetap tidak memiliki partitur, tapi dipelajari secara lisan. Sebenarnya, hal ini dikemudian hari dapat menimbulkan masalah. Jika orang-orang yang belajar kesenian itu makin sedikit atau bahkan tidak ada, kesenian tersebut bisa punah. Tanpa tertulis, orang-orang tidak bisa melestarikannya.
3.  Bersifat Informal.
Musik tradisional sangat lazim digunakan sebagai suatu bentuk ekspresi masyarakat. Musik ini banyak digunakan dalam kegiatan rakyat biasa sehingga bersifat lebih sederhana dan informal/santai. Hanya jika digunakan di kalangan istanalah jenis musik ini menjadi lebih kompleks dan formal/serius.
4.  Pemainnya Tidak Terspesialisasi.
Sistem yang dikembangkan dalam proses belajar instrument musik daerah biasanya bersifat generalisasi. Pemain musik tradisional belajar untuk dapat memainkan setiap instrument yang ada dalam suatu jenis musik daerah. Mereka aka belajar memainkan instrument mulai dari yang termudah sampai yang terumit. Jadi, pemain musik daerah yang sudah mahir mempunyai kemampuan untuk memainkan semua instrument musik tersebut. Contohnya, pemain kolintang yang mahir akan dapat memainkan kolintang melodi sampaai kolintang bas, pemain gamelan dapat memainkan saron sampain rebab. Hal ini sangat jauh berbeda dari musik Barat atau musik modern. Dalam system musik Barat, pemain musiknya terspesialisasi pada satu jenis instrument tertentu. Misalnya, hanya bermaain gitar.
5.  Bagian Budaya Masyarakat.
Musik tradisional merupakan salah satu bentuk kebudayaan yang berkembang didalam kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, setipa ciri kebudayaan masyarakat penciptanya pasti melekat di dalamnya. Musik daerah merupakan salah satu bentuk gambaran kebudayaan suatu daerah, selain tarian, pakaian, dan adat kebiasaan lainnya. Melalui musik daerah, kita dapat mengenali daerah asal musik itu dan ciri budaya masyarakat. 

0 komentar:

Poskan Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More